Selasa, 06 Oktober 2015

Jabar Dorong Pembangunan Pelabuhan Ikan di Garut Selatan

Gagasan perpindahan pelabuhan ikan nelayan di lokasi Garut Selatan ke Karang Paranje, Cibalong, Garut, bakal ditindaklanjuti Pemprov Jawa Barat. Plt Sekda Jawa barat Iwa Karniwa, mengakui Pemprov Jawa barat telah memperoleh info serta usulan gagasan pembangunan pelabuhan perikanan di tempat Negara yang ada di Cibalong. 




“Kami sifatnya menyimpan saja serta bakal diteruskan ke Kementerian Kelautan serta Perikanan, ” tutur Iwa pada wartawan, Senin (5/10).  Dimana di Garut Selatan banyak terdapat Tempat Wisata di Garut yang cukup populer dan menarik minat para wisatawan untuk mengunjunginya.

Iwa menyampaikan, terkecuali memonitor tempat juga tinggal lakukan pendataan apakah perpindahan ini pas atau tak. Tetapi, berdasar pada pemantauannya ke lapangan pada minggu lantas, dari segi tempat kehadiran pelabuhan itu telah mencukupi. “Aksesnya segera ke jalan besar serta segi keadaan tanah itu juga tanah Negara, ” tuturnya. 

Pemprov Jawa barat, kata dia, tinggal ajukan keinginan pada Tubuh Pertanahan Nasional (BPN) untuk dapat memakai tempat itu untuk kebutuhan umum yaitu untuk pelabuhan perikanan. Nanti, Ia bakal coba mengecek ke kementerian sejauh mana usulan itu dapat diperhitungkan. " Lantaran ini untuk menyimpan nelayan yang beroperasi disana, ” tuturnya. 

Menurut Iwa, di tempat itu juga ada tambak udang sebagai instalasi Balai Perikanan di Pangandaran. Iwa mengakui, selalu mendorong serta memfasilitasi bagaimanakah orang-orang nelayan seputar dapat tingkatkan usahanya. 
“Mereka menghasilkan bibit, bibit telah 25 juta, Alhamdulilah. Gosip telah melampaui jumlah yang disebar ke orang-orang, ” tuturnya. 

Sedang menurut Sekretaris Bagian Infrastruktur Tubuh Pengembangan Lokasi Jawa barat Selatan, Suryaman Anang Suadma, nelayan di daerah itu sangatlah menginginkan terbangunnya pelabuhan yang representatif. Sampai kini, beberapa nelayan melabuhkan kapalnya di lokasi cagar alam Sancang serta cagar laut. 

Terkecuali tak layak dengan cara fisik, kata Anang, tempat pelabuhan sekarang ini juga jauh dari jalan raya. Untuk menuju ke jalan raya saja, mesti meniti perjalanan delapan kilo (mtr.). Anang menyampaikan, pelabuhan yang dipakai sekarang ini juga akan tidak dapat di kembangkan mengingat tempatnya yang ada di lokasi konservasi. 

Pemerintah, mustahil meningkatkan pelabuhan itu, lantaran bakal bertabrakan dengan UU 41 perihal konservasi alam. " Dengan cara geografis juga, sancang mustahil di kembangkan, lantaran ini kan untuk pelestarian rimba mangrove, " tuturnya. 

Karena itu, kata dia, relokasi pelabuhan sangatlah dibutuhkan untuk tingkatkan potensi perikanan. Perpindahan itu dapat dikerjakan ke Karang Paranje, Desa Karyasari. " Disini sangatlah pas di bangun pelabuhan. Seluruhnya mensupport, " kata Anang. 

Disebutkan Anang, beberapa nelayan di Garut selatan ini sangatlah menginginkan terbangunnya pelabuhan baru. Kapal nelayan memiliki ukuran besar mesti dapat berlabuh supaya hasil tangkapan bertambah. Yaitu, dapat dilabuhi kapal memiliki ukuran 50 groston. 
Sekarang ini, nelayan cuma memakai kapal congkreng. Kapal memiliki ukuran dibawah 20 goston juga tidak dapat mendarat disini. " Jumlah nelayan di tempat itu meraih 700 orang, " tuturnya.
Lokasi: Cikelet, Cikelet, Garut, Jawa Barat 44177, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar